
Gangguan yang terjadi pada sistem pengapian pada umumnya disebabkan tiga hal:
a). Rusak bagian-bagian sistem penyalaan.
b). Sambungan kurang baik.
c). Adanya hubungan singkat atau korsleting dari kabel.
1. Menentukan gangguan pada kunci kontak
Periksalah kunci kontak dengan menggunakan multi tester. Hubungkanlah kaki-kaki tester (jarum pengukur) yang sattu pada terminal B (Am) yang satu terminal Ig dari kunci kontak. Tempatkan kunci kontak ON, apabila jarum tester bergerak ke kanan penuh, berarti kunci kontak baik. Tetapi apabila jarum tester tidak bergerak atau hanya bergerak sedikit, berarti ada gangguan dalam kunci kontak (kunci kontak tidak baik). Apabila ternyata kunci kontak tidak baik maka masukkanlah bensin atau minyak rem ke dalam lubang kunci kontak dan gerakan kunci antara off dan On beberapa kali sehingga akan bersih.
2. Menentukan gangguan pada ignition coil
Untuk mengetahui ada tidaknya gangguan di dalam ignition coil maka kita lakukan pemeriksaan dengan menggunakan multitester. Untuk memeriksa kumparan primer, hubungkan kaki-kaki tester dengan terminal positif (+) dan negatif (-) dari ignition coil. Saklar
pada multi tester kita tempatkan pada skala satu ohm apabila jarum tester bergerak ke kanan penuh, berarti kumparan primer baik. Bila bergerak tidak penuh atau sedikit berarti kumparan primer tidak baik. Baik buruknya coil dapat diperiksa dari kuat tidaknya loncatan bunga api yang dapat ditimbulkan oleh arus induksi kumparan sekunder. Apabila coil masih baik maka jembatan api secara teratur pada jarak 10 sampai dengan 12 mm.
3. Menentukan gangguan pada distributor
Untuk memeriksa baik tidaknya distributor maka perlu dilakukan pemeriksaan pada sub komponen di distributor dengan urutan sebagai berikut:
a. Periksa plat pemutus
Putarlah plat pemutus dan periksa bahwa gesekan yang terjadi sedikit. Jika plat pemutus
macet atau terasa berat maka plat pemutus perlu diganti.
b. Periksa poros governor
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah putaran poros governor kasar. Jika kasar terdapat kerusakan. Kemudian ukurlah celah sisi poros governor di mana celah yang sesuai spesifikasi antara 0,15-0,50 mm.
c. Pemeriksaan cam dilakukan untuk mengetahui tepat tidaknya terpasang pada rumah distributor. Untuk itu cam perlu disetel tepat rumah distributor.