BELAJAR OTOMOTIF

BELAJAR OTOMOTIF

Mardox Search

trikblog.co.cc trikblog.co.cc trikblog.co.cc trikblog.co.cc
Blog Advertising

DISTRIBUTOR  

23.11.09

Secara khusus fungsi distributor dibagi 4 bagian yaitu:

a. Bagian Pemutus ( arus)
Terdiri dari kontak point, nok, dan kondensor. Fungsi kontak point untuk memutuskan arus listrik dan menghubungkannya dari kumparan primer coil ke massa, agar terjadi induksi pada kumparan sekunder. Fungsi lobe untuk mengungkit breaker point agar dapat memutuskan dan menghubungkan arus listrik pada kumparan primer koil. Kondensor berfungsi untuk menghilangkan atau mencegah terjadinya loncatan api atau bunga api listrik pada breaker point.
b. Bagian distributor
Bagian ini berfungsi membagi-bagikan arus tegangan tinggi yang dihasilkan atau dibangkitkan oleh kumparan sekunder pada ignition coil ke busi pada tiap-tiap silinder. bagian ini terdiri atas tutup distributor dan rotor.
c. Bagian governor advancer
Bagian ini berfungsi memajukan saat pengapian sesuai dengan pertambahan putaran mesin.
d. Bagian ini berfungsi memundurkan atau memajukan saat pengapian pada saat beban mesin bertambah atau berkurang. Vacuum advance terdiri atas breaker plate dan vacuum advancer atas dasar kevakuman yang terjadi di dalam intake manifold.
READ MORE - DISTRIBUTOR
AddThis Social Bookmark Button


IGNITION COIL  

22.11.09
Ignition coil berfungsi merubah arus listrik 12 V yang diterima dari baterai menjadi tegangan tinggi ( 10 KV atau lebih) untuk menghasilkan loncatan bunga api yang kuat pada celah busi. Pada ignition coil kumparan primer dan sekunder digulung pada inti besi. Kumparan-kumparan ini akan menaikkan tegangan yang diterima dari baterai menjadi tegangan yang sangat tinggi melalui induksi elektromagnetik. Inti besi (core) dikelilingi kumparan terbuat dari baja silicon tipis. Terdapat dua kumparan yaitu sekunder dan primer di mana lilitan primer digulung oleh lilitan sekunder. Untuk mencegah terjadinya hubungan singkat (short circuit) maka antara lapisan kumparan disekat dengan kertas yang mempunyai tahanan sekat yang tinggi. Ujung kumparan primer dihubungkan dengan terminal negatif primer, sedangkan ujung yang lainnya dihubungkan dengan terminal positif primer. Kumparan sekunder dihubungkan dengan cara serupa di mana salah satunya dihubungkan dengan kumparan primer lewat (pada) terminal positif primer yang lainnya dihubungkan dengan tegangan tinggi melalui suatu pegas dan keduanya digulung.
READ MORE - IGNITION COIL
AddThis Social Bookmark Button


GANGGUAN PADA SISTEM PENGAPIAN DAN CARA MENGATASINYA  

21.11.09


Gangguan yang terjadi pada sistem pengapian pada umumnya disebabkan tiga hal:
a). Rusak bagian-bagian sistem penyalaan.
b). Sambungan kurang baik.
c). Adanya hubungan singkat atau korsleting dari kabel.

1. Menentukan gangguan pada kunci kontak
Periksalah kunci kontak dengan menggunakan multi tester. Hubungkanlah kaki-kaki tester (jarum pengukur) yang sattu pada terminal B (Am) yang satu terminal Ig dari kunci kontak. Tempatkan kunci kontak ON, apabila jarum tester bergerak ke kanan penuh, berarti kunci kontak baik. Tetapi apabila jarum tester tidak bergerak atau hanya bergerak sedikit, berarti ada gangguan dalam kunci kontak (kunci kontak tidak baik). Apabila ternyata kunci kontak tidak baik maka masukkanlah bensin atau minyak rem ke dalam lubang kunci kontak dan gerakan kunci antara off dan On beberapa kali sehingga akan bersih.

2. Menentukan gangguan pada ignition coil
Untuk mengetahui ada tidaknya gangguan di dalam ignition coil maka kita lakukan pemeriksaan dengan menggunakan multitester. Untuk memeriksa kumparan primer, hubungkan kaki-kaki tester dengan terminal positif (+) dan negatif (-) dari ignition coil. Saklar
pada multi tester kita tempatkan pada skala satu ohm apabila jarum tester bergerak ke kanan penuh, berarti kumparan primer baik. Bila bergerak tidak penuh atau sedikit berarti kumparan primer tidak baik. Baik buruknya coil dapat diperiksa dari kuat tidaknya loncatan bunga api yang dapat ditimbulkan oleh arus induksi kumparan sekunder. Apabila coil masih baik maka jembatan api secara teratur pada jarak 10 sampai dengan 12 mm.

3. Menentukan gangguan pada distributor
Untuk memeriksa baik tidaknya distributor maka perlu dilakukan pemeriksaan pada sub komponen di distributor dengan urutan sebagai berikut:
a. Periksa plat pemutus
Putarlah plat pemutus dan periksa bahwa gesekan yang terjadi sedikit. Jika plat pemutus
macet atau terasa berat maka plat pemutus perlu diganti.
b. Periksa poros governor
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah putaran poros governor kasar. Jika kasar terdapat kerusakan. Kemudian ukurlah celah sisi poros governor di mana celah yang sesuai spesifikasi antara 0,15-0,50 mm.
c. Pemeriksaan cam dilakukan untuk mengetahui tepat tidaknya terpasang pada rumah distributor. Untuk itu cam perlu disetel tepat rumah distributor.
READ MORE - GANGGUAN PADA SISTEM PENGAPIAN DAN CARA MENGATASINYA
AddThis Social Bookmark Button


KONSTRUKSI DAN CARA KERJA SISTEM PENGAPIAN BATERAI  


Apabila kunci kontak dihubungkan maka arus primer dari baterai akan mengalir ke ignition coil terus ke kontak pemutus dan massa. Apabila kontak pemutus arus dan massa. Apabila kontak pemutus arus terbuka maka aliran arus primer terputus. Akibatnya:
1. Pada kumparan sekunder timbul arus induksi dengan tegangan 10.000 - 20.000 volt. Pada motor silinder satu atau dua, arus terus mengalir ke busi. Sedangkan pada motor bersilinder banyak, arus mengalir ke busi lewat pembagi arus sesuai dengan firing order (F.O).
2. Pada kumparan primer timbul induksi sendiri dengan tegangan 300-400 volt. Arus ini kemudian mengalir dan disimpan untuk sementara dalam kondensor. Apabila penutup arus menutup kembali maka muatan listrik yang ada dalam kondensor tersebut diatas akan mengalir ke rangkaian, arus primersegera menjadi penuh. Demikian pemutus arus dibuka kembali maka arus induksi yang terjadi pada kumparan sekunder cukup besar.
READ MORE - KONSTRUKSI DAN CARA KERJA SISTEM PENGAPIAN BATERAI
AddThis Social Bookmark Button


SISTEM PENGAPIAN BATERAI  


Sistem pengapian (Ignition system) pada automobil berfungsi untuk menaikkan tegangan baterai menjadi 10 KV atau lebih dengan menggunakan ignition coil di mana tegangan tersebut dibagikan ke tiap busi oleh distributor. Konstruksi sistem pengapian konvensial terdiri atas:
1. Baterai
Baterai menyediakan arus listrik tegangan
rendah (12 V).
2. Ignition coil berfungsi untuk menaikkan tegangan yang diterima dari baterai menjadi tegangan tinggi yang diperlukan untuk pengapian.
3. Distributor terdiri dari atas cam (nok), membuka breaker point (platina) pada sudut crankshaft poros engkol yang tepat untuk masing-masing silinder.
*Breakerpoint (platina)
Memutuskan arus listrik yang mengalir melalui kumparan primer dari ignition coil untuk menghasilkan arus listrik tegangan tinggi pada kumparan sekunder dengan jalan induksi magnetik listrik.
* Capasitor atau kondensor
Menyerap loncatan bunga api yang terjadi antara breaker point pada saat membuka dengan tujuan untuk menaikkan tegangan coil sekunder.
* Centrifugal governor advancer
Memajukan saat pengapian sesuai dengan putaran mesin.
*Vacuum advancer
Memajukan saat pengapian sesuai dengan putaran mesin.
*Rotor
Membagikan arus listrik tegangan tinggi yang dihasilkan oleh ignition coil ke tiap-tiap busi.
*Distributor Cap
Membagikan arus listrik tegangan tinggi dari rotor ke kabel tegangan tinggi dari ignition coil ke busi.
4. Kabel tegangan tinggi(high tension cord)
Mengalirkan ar
us listrik tegangan tinggi dari ignition coil ke busi.
5. Mengeluarkan arus listrik tegangan tinggi menjadi loncatan bunga melalui elektrodanya.




READ MORE - SISTEM PENGAPIAN BATERAI
AddThis Social Bookmark Button


CARA MEMBONGKAR ALTERNATOR  

Prosedur pembongkaran berbeda-beda tergantung jenis alternatornya.


  1. Lepaskan 3 buah trought bolt
  2. Masukkan obeng (-) besar kecelah yang disediakan pada drive end frame
  3. Lepaskan mur puli
  4. Lepaskan skrup yang mengikat bearing
  5. Letakkan drive end frame pada catok. pasang bearing removerdan lepaskan bearing dengan menekan.
  6. Buka serta lepaskan frame and rectifier.
  7. Lepaskan kawat stator dan rectifier menggunakan solder.
  8. Lepaskan bearing puller.
READ MORE - CARA MEMBONGKAR ALTERNATOR
AddThis Social Bookmark Button


SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL  

20.11.09
Di dalam motor bakar juga motor penggerak automobil, tenaga diperoleh dari hasil ekspansi torak melalui pembakaran campuran udara bahan bakar di dalam silinder. Dalam hal ini pada motor bakar (motor bensin) tidak dapat tterjadi pembakaran dengan sendirinya. Untuk memulai pembakaran maka perlu sistem pengapian. Pada motor bakar umumnya pengapian menggunakan listrik yang bertegangan tinggi diberikan antara 2 buah elektroda busi, hingga terjadi loncatan bunga api.



READ MORE - SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL
AddThis Social Bookmark Button


Konstruksi Alternator  

Konstruksi alternator dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Puli alternator disatukan dengan rotor dan diputar oleh poros engkol melalui perantara V Belt. Arus yang dibangkitkan di stator kumparan adalah arus AC. Arus ini dirubah menjadi DC oleh penyearah (rectifier.
Fungsi beberapa alternator sebagai berikut:
1. Mensuplay listrik ke baterai terdiri dari:
- Penyalur energi mekanis (puli)
- Pembangkit medan magnet (rotor)
- Membangkitkan tenaga listrik secara berkesinambungan (stator).
- Mengubah listrik AC menjadi DC (rectifier)
- Pendingin alternator (fan)
- Menjaga putaran agar halus (bearing)
2. Memegang komponen-komponen bagian dalam dan melindunginya terdiri dari :
- Memegang stator dan rotor (end frame)
- Mencegah masuknya benda asing (end frame stay)
3. Pemegang ke mesin terdiri dari:
- Melekatkan alternator : a). Memasang ke mesin (end frame stay)
b). Memudahkan dilepas (end frame stay)

- Menyetel kekencangan belt.





READ MORE - Konstruksi Alternator
AddThis Social Bookmark Button


Bagian-bagian Alternator  

19.11.09

1. Rotor
Berfungsi untuk membangkitkan medan magnet. Rotor berputar bersama poros. Karena gerakannya maka disebut alternator dengan medan magnet berputar. Rotor terdiri atas inti kutub (pole core), kumparan magnet, slip ring, poros, dan lain-lain. Pada saat arus mengalir melalui kumparan medan, satu sisi dari inti kutub akan menjadi kutub U dan yang lain menjadi kutub S. Jadi pada sistem kutub cakar ini, kedua kutub dimagnetisasi oleh satu kumparan medan.
2.Stator
Stator terdiri atas stator core (inti) dan kumparan stator diletakkan pada frame depan dan belakang. Stator core dibuat dari beberapa pelat besi tipis dan mempunyai alur pada bagian dalamnya untuk menempatkan kumparan stator. Stator core akan mengalirkan fluk magnet yang disuplai oleh inti rotor sedemikian rupa, sehinggafluk magnet akan menghasilkan efek yang maksimum pada saat melalui kumparan.

3. Puli
Yang digunakan adalah puli V atau V ribbed,ratio puli besarnya berkisar 18:22.
4. End Frame
Pada end frame terdapat stator dan rotor dan lubang-lubang untuk mengalirkan udara pendingin.
5. Rectifier
Terdiri atas 6 atau 8 dioda di mana hanya dapat dialirkan arus listrik secara satu arah di mana hal ini untuk merubah arus AC menjadi DC.
READ MORE - Bagian-bagian Alternator
AddThis Social Bookmark Button


Award Dari Sahabat  

18.11.09

Bulan Nopember ini memang bulan-bulan penuh dengan barokah, kenapa...? Karena dalam bulan ini saya langsung dapat 3 (tiga) buah Award berturut-turut .
Award pertama berasal dariJavabis99 | Bisnis & Hobby Blog, kedua berasal dari Mas Hanny
dan yang ketiga Mas Harto yang langsung dianugerahkan ke saya
Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih kepada sahabat saya Mas Harto yang telah menganugerahkan Award tersebut dan saya terima dengan senang hati dan dengan rasa berbangga diri akan perhatian dan kepedulian untuk persatuan dan kesatuan sesama para Blogger Indonesia. Sedangkan Award
yang ke tiga yang bentuknya sangat unik dan animatif, yang kali ini saya postingkan.
Dan langsung saja Award ini saya berikan kembali kepada sobat blogger lainnya, antara lain ;
Galeri Photo

Sang Milyader

Blog Bisnisku

Blog Buat Bloggers

Setetes Embun

Belajar Bisnis Internet

Bisnis Online

Celoteh Saya

Diniku Souvenir

About Me

Beha Titi

Berbagi Rejeki dan Berbagi Informasi

Taekwondo Indonesia

Pingu Go Blog

Smart Love Beauty



































READ MORE - Award Dari Sahabat
AddThis Social Bookmark Button


 

Design by Amanda @ Blogger Buster